SitusInfoPedia.com - Salah satu kesulitan yang dialami tim nasional Indonesia adalah minimnya keberadaan bek kanan murni. Kondisi ini akhirnya membuat sejumlah pelatih mengubah posisi beberapa pemain, salah satunya Asnawi Mangkualam.
Sebut saja Gavin Kwan Adsit yang dipaksakan bermain bek sayap padahal posisi aslinya sayap kanan. Pada Piala AFF 2016 lalu Manahati Lestusen juga harus berganti posisi bek kanan untuk melapisi Benny Wahyudi.
Baca Juga
Hal itu juga berimbas ke timnas U-19. Kondisi Rifad Marabessy yang masih mengalami cedera membuat Indra Sjafri lakukan keputusan ekstrem dengan mengubah posisi Asnawi Mangkualam yang awalnya posisi gelandang, berubah jadi bek kanan.
Dan eksperimen itu berhasil, pemain PSM sukses melakukan tugasnya dengan benar. Menurut Indra, Asnawi jadi pemain yang menonjol di turnamen. Dan ia pantas untuk terus di posisi itu setelah turnamen ini.
“Saya puas dengan penampilan Asnawi dari gelandang ke bek kanan. Saya punya alasan. Saya pikir Asnawi orang waktu bermain di gelandang banyak pelanggaran,” ujar Indra Sjafri. Dikutip dari Sbobet88.
“Kalau dia bermain di pinggir jauh efektif bagaimana bertahan dan ke depan. Itu dilakukan dengan baik. Kalau pelatih lain main di klub minta dia bermain di bek kanan. Saya pikir bek kanan u-19 dia yang terbaik,” tutupnya.


No comments:
Post a Comment