SitusInfoPedia.com - Playmaker andalan Arsenal, Mesut Ozil tidak bisa menahan tawanya ketika para kritikus menyebutnya sebagai pemain yang malas, khususnya ketika laga-laga besar.
Ozil telah menjadi bahan sorotan atas penampilannya yang biasa-biasa saja bersama The Gunners musim ini. Tapi ia baru-baru ini memberikan respons menakjubkan dengan kinerja yang brilian sebagai kapten dalam kemenangan 3-1 kontra Leicester City.
Baca Juga
Pelatih Unai Emery bulan lalu menekankan dia memang mengharapkan lebih banyak dari gelandang 30 tahun itu. Pasalnya Ozil sering dikecam lantaran sikapnya yang kurang antusias ketika bermain di lapangan.
Ditanya tentang bagaimana dia bereaksi untuk dianggap malas, Ozil mengatakan kepada Sbobet88: “Saya hanya tertawa.”
“Saya bukan pemain muda lagi tetapi saya mulai bermain secara profesional pada usia 16 atau 17 tahun dan selalu naik turun performa saya. Orang-orang seperti saya atau mereka yang tidak sepertiku pasti mengalaminya.”
“Saya tidak mendengarkan orang-orang ini, saya hanya mendengarkan pelatih saya dan orang-orang saya yang berbicara tentang hal-hal langsung di depan wajah saya. Jadi tentu saja, jika saya bermain buruk, saya tahu itu, sama seperti saya tahu ketika saya bermain baik.”
“Yang paling penting adalah bahwa pelatih dapat membantu saya, jika saya membuat kesalahan dia dapat memberitahu saya. Kami dapat berbicara dan saya dapat meningkatkan performa untuk masa depan.”
“Tetapi jika orang hanya mengatakan hal-hal buruk tentang saya karena mereka ingin berada di surat kabar, saya tahu itu dan saya tidak peduli dengan mereka.”
Ozil benci kekalahan
Meski dikritik karena mobilitasnya di lapangan kurang, Ozil tetap bersikeras ia pemain yang agresif. Ia selalu berusaha memenangkan pertandingan bahkan dalam latihan.
“Saya selalu memiliki motivasi, terutama sebelum pertandingan, saya ingin memenangkan semua pertandingan dan saya benci kalah, bahkan dalam latihan saya harus agresif dan agresif karena saya selalu ingin menang.”
“Saya adalah orang yang sangat tenang, terkadang di lapangan saya menjadi sangat emosional jika saya membuat kesalahan atau kehilangan bola karena saya ingin membuat semuanya sempurna.”
“Pelatih ingin saya memberikan segalanya di lapangan dengan semua yang saya lakukan tetapi saya masih bekerja keras untuk mencapai tujuan saya.”
“Saya telah katakan sebelum hal utama adalah untuk mencapai lebih dari yang kami miliki selama beberapa tahun terakhir dan saya pikir kami memiliki potensi untuk memenangkan sesuatu dengan tim. Mudah-mudahan pada akhir musim kami akan memenangkan beberapa piala.”
Arsenal sukses meraih 11 kemenangan beruntun di semua ajang, setelah menundukkan Sporting Lisbon di kandangnya pada ajang Europa League. Mereka bisa meneruskannya menjadi 12 kemenangan andai mampu mengalahkan Crystal Palace di Selhurst Park pada lanjutan Premier League pekan ke-10.


No comments:
Post a Comment