SitusInfoPedia.com - Terjadi insiden yang bikin ngilu penonton dalam laga Malaysia U-19 vs Tajikistan U-19 di matchday kedua Piala Asia U-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Selasa (23/10/2018). Kaki pemain Tajikistan U-19, Ziyovuddin Fuzaylov nampak patah setelah beradu tekel dengan pemain Malaysia U-19, Nabil Hakim.
Fuzaylov kemudian ditandu ke dalam ambulan untuk di bawa ke rumah sakit. Pemain Malaysia Nabil Hakim di kartu merah. Pertandingan Malaysia vs Tajikistan kemudian berakhir dengan skor imbang 2-2.
Baca Juga
Netizen pun ramai membicarakan cedera patah kaki yang dialami Fuzaylov. Jika melihat tayangan video kondisi kaki pemain berusia 18 tahun itu terlihat sangat mengerikan. Dengan ujung kaki yang terpuntir seperti patah.
Namun berdasarkan rilis resmi halaman facebook federasi sepakbola Tajikistan (FFT), dikonfirmasi bahwa tulang kaki Fuzaylov tidak patah. Kondisi tersebut diperlihatkan dari hasil pencitraan resonansi magnetik (MRI). Kabar tersebut tentu menggembirakan mengingat masa depan sang pemain masih sangat panjang.
FFT mengonfirmasi: “Defender tim muda Tajikistan, Zievuddina Fuzajlova, yang mengalami cedera dalam pertandingan Piala Asia 2018 melawan Tim Nasional Malaysia (2:2), didiagnosa mengalami dislokasi.”
“Hasil MRI (pemindaian) menunjukkan tak terjadi patah (pada tulang). Bagian sendi golenostopnom kanan Zievuddina terlepas. Menurut dokter, pemain membutuhkan proses pemulihan selama dua setengah bulan.”
Sama sekali tak menyimpan dendam
Dalam rilis berikutnya, Zievuddina Fuzajlova nampak sudah bisa berdiri dan berjalan menggunakan bantuan tongkat penyangga. Lebih menyenangkan karena ia mengaku telah memaafkan pemain Malaysia yang menekelnya dan sama sekali tak menyimpan dendam. Namun Piala Asia U-19 2018 sudah berakhir untuknya dan ia hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk perjuangan rekan setimnya.
“Aku ingin mengucapkan terima kasih untuk benyaknya dukungan. Terima kasih untuk tim, terima kasih untuk kantor pusat (federasi) tim nasional, terima kasih untuk teman-teman, terimakasih untuk keluarga yang berdoa kepada tuhan, sehingga tak terjadi patah dan (tak perlu) operasi).
“Menurut para dokter, pemulihan butuh waktu dua setengah bulan. Sekarang tergantung padaku. Akan melakukan apapun untuk pulih secepat mungkin dan kembali ke lapangan.”
“Apa aku mendendam kepada pemain Timnas Malasia? Tidak! Dia sudah meminta maaf. Aku yakin ia tak berniat mencederaiku, tetapi itu terjadi. Cedera adalah bagian dari permainan, kita harus siap. Tentu saja aku takut saat cedera, aku takut kakiku patah. Tapi beruntung, tak ada cedera yang serius.”
“Sayangnya, Piala Asia 2018 di Indonesia sudah sepenuhnya berakhir bagiku. Aku akan berdoa untuk rekan-rekanku di pertandingan berikutnya. Kawan, semoga sukses untuk kalian! aku yakin pada kalian! Maju terus Tajikistan!” Dikutip dari Sbobet88.
Sebuah pandangan yang sangat positif dari seorang pemain muda. Semoga cepat sembuh Zievuddina!



No comments:
Post a Comment