SitusInfoPedia.com - Alex Iwobi mungkin menjadi pengubah permainan Arsenal saat mereka imbang 1-1 lawan Liverpool. Tapi Unai Emery enggan memuji pemain muda Nigeria itu, dia malah menuntut Iwobi untuk bisa tampil lebih baik lagi.
Iwobil masuk di babak kedua tepatnya pada menit ke-68 menggantikan Henrikh Mkhitaryan. Dia kemudian ditaruh di posisi bek kiri setelah Danny Welbeck masuk menggantikan Sead Kolasinac untuk menambah daya gedor.
Baca Juga
Keputusan Emery nampaknya sangat tepat karena Iwobi menjadi pemberi bola sebelum Alexandre Lacazette mencetak gol penyama kedudukan. Striker asal Prancis lolos dari jebakan offside, untuk kemudian menaklukkan Alisson Becker.
Itu adalah assist kelima yang sudah ditorehkan Iwobi sejauh ini. Dia juga sudah mencetak satu gol ke gawang Chelsea, dan hal itu cukup bagus untuk kariernya di Emirates Stadium. Padahal ia sempat disebut pemuda yang gagal berkembang selama masa kepemimpinan Arsene Wenger.
Tapi Emery tak ingin buru-buru menghujani pemain 22 tahun dengan pujian. Dia yakin masih banyak yang akan datang dari diri Iwobi untuk membantu The Gunners meraih targetnya.
“Iwobi dapat berdampak besar dalam pertandingan,” katanya kepada Sbobet88 “Pertama dia mulai di sebelah kanan, lalu saya pikir dia lebih baik di sisi kiri. Dampaknya di beberapa momen dalam pertandingan, seperti gol kami, adalah penting.
“Energinya penting, begitu juga kualitasnya. Dia bisa membaik. Dia bisa lebih baik. Dia mencetak gol melawan Chelsea, saya ingin dia lebih dekat ke kotak penalti, memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol.
“Dia bisa. Dia masih sangat muda. Dia membaik. Tapi dia juga punya ambisi untuk berbuat lebih banyak,” lanjut Emery.
Iwobi sendiri telah mendapatkan hasil dari sistem yang sudah diterapkan Emery. Para pemain Meriam London kini sudah jauh lebih baik dari sisi kebugaran fisik.
“Anda dapat melihat dari masing-masing pemain kami memberikan [sebagian besar] pergeseran bola yang cepat dalam permainan kami di lapangan dan intensitas kami yang begitu tinggi,” kata pemain internasional Nigeria itu.
“Anda dapat melihat pelatih menuntut banyak, tidak hanya di pertandingan tetapi dalam latihan, dan hasilnya terbukti di atas lapangan,” tutupnya.


No comments:
Post a Comment