SitusInfoPedia.com - Pelatih Mauricio Pochettino tak peduli dengan anggapan Gary Neville, yang menyebut Tottenham Hotspur sebagai tim lembek dan rentan selama 30 tahun terakhir.
Tottenham meraih kemenangan 3-2 kontra Wolves di pekan ke-11 Premier League. Erik Lamela, Lucas Moura dan Harry Kane sempat memberikan keunggulan 3-0 di Molineux.
Baca Juga
Tapi Tottenham kehilangan kontrol ketika bek debutan Juan Foyth menjatuhkan Jimenez dan Jonny untuk memungkinkan Neves dan Jimenez mencetak dua penalti untuk membuat skor menjadi 3-2 dengan 11 menit tersisa.
Sebelumnya Neville membuat sebuah komentar pedas dan menggemparkan, menyusul kekalahan 1-0 The Lilywhites atas Manchester City. Legenda Manchester United itu mengibaratkan Spurs seperti tak bertulang dan lunak selama 30 tahun terakhir.
Tapi dengan kemenangan di Molineux yang mengantarkan mereka merangsek ke posisi empat besar, Pochettino menepis komentar Neville. Manajer Argentina memaklumi semua komentar yang ditujukan untuk timnya.
“Saya tidak mengerti masalah yang terjadi dengan beberapa komentar,” katanya, dikutip dari Sbobet88. Dengan Tottenham kini hanya berjarak tiga poin dari pimpinan klasemen Premier League Liverpool.
“Ketika beberapa orang berkomentar, Anda harus menghormati komentar itu. Ketika orang-orang mengkritik saya, saya menerima kritik itu.
“Tapi ya, saya sangat bahagia sejak awal. Sejak saya tiba di sini, kami menciptakan budaya yang sangat baik tentang perjuangan dan sekaligus keyakinan.
“Sangat sulit untuk menciptakan itu tetapi saya sangat bahagia. Ini adalah tim yang selalu memberi keyakinan di setiap pertandingan. Kita bisa menang atau kita bisa kalah tetapi kita begitu kuat dan hari ini usaha itu fantastis.
“Kami datang dari Manchester City ketika kami berlari lebih dari 120km dan West Ham adalah sama dan ini sama.
“Itu menunjukkan tim memiliki karakter yang sangat kuat.”
Spurs perlu belajar dari hasil lawan Wolves
Merefleksi pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan dengan mudah, Pochettino mengkritisi beberapa lini yang hampir saja merugikan tim. Dia meminta perubahan kepada skuat asuhannya.
Pochettino mengatakan: “Ketika kami tiba dalam situasi itu, kami perlu belajar tentang bagaimana bermain dengan serius, tidak membuat kesalahan dan tidak memberi lawan tindakan buruk seperti itu sehingga mereka bisa tetap di dalam permainan.
“Itu sebabnya saya senang untuk tiga poin tetapi kecewa dengan beberapa penampilan.”
Setelah ini Spurs akan menjamu PSV Eindhoven dalam perjuangan mereka lolos dari penyisihan Grup B Liga Champions. Pasalnya saat ini mereka tidak aman karena berada di posisi ketiga dengan mengumpulkan satu poin.


No comments:
Post a Comment